Aku adalah seorang manusia
Aku adalah manusia yang terbuar dari segumpal
darah
Aku adalah makhluk ciptaan-Nya
Aku adalah lelaki perkasa
Aku adalah perjaka ting-ting
Aku adalah pria tulen
Aku adalah mencintai seorang wanita
Aku adalah rintihan tangis seorang ibu
Aku adalah yang kamu rindu
Aku adalah yang kamu cari
Aku adalah yang kamu inginkan
Aku adalah pria yang ingin dicinta
Aku adalah pelajar
Aku adalah mahasiswa
Aku adalah yang menghabiskan waktu untuk
belajar
Aku adalah pengendali segala hal
Aku adalah do’a seorang anak yang memohon
Aku adalah seorang
anak yang kagum namun tak terlihat
Aku adalah diamku adalah marahku
Aku adalah barisan yang kokoh
Aku adalah yang ingin dihargai
Aku adalah generasi baru lebih suka untuk berubah
Aku adalah kacaunya diriku dalam geramku
Aku adalah yang geram kepada putra-putri bangsa
yang menyesal
Aku adalah sesuatu yang baru
Aku adalah anak kecil yang bisa berpikir dewasa
Aku adalah yang kau pikir
Aku adalah keridhoan-Mu
Aku adalah amarahku
Aku adalah gaumanku
Aku adalah rintihan do’a dimalam hari
Aku adalah yang terlahir dalam tangisan
Aku adalah yang terlahir dalam senyuman
Aku adalah yang terus memotivasi diriku
Aku adalah anak dari pegawai swasta
Aku adalah keinginanku
Aku adalah terlahir dari empat bersaudara
Aku adalah anak ke-tiga
Aku adalah kebanggaan orangtuaku
Aku adalah masa depan mereka
Aku adalah do’a mereka
Aku adalah keinginan mereka
Aku adalah pekerja keras
Aku adalah perasaan mereka
Aku adalah rintihan mereka
Aku adalah setetes air mata
Aku adalah putaran masa depan mereka
Aku adalah contoh masyarakat
Aku adalah yang terlahir suci bersih dari
seorang Ibu yang mulia
Aku adalah penikmat mie ayam mas ferry
Aku adalah yang suka diwarteg
Aku adalah pemuda kostan
Aku adalah yang mencintai kamu NURDIANA
